Posted in Poetry

Do’a Terpahit

Do’a terpahit

oleh: Arizen.T

Aku Ahmadinejad…….

Aku umar bin khattab….

Aku telah mendengar kejamnya perang

dalam raungan mesin yang mengetuk dalam dadaku

Aku telah mendengat kejamnya perang

lewat pekikan roh yang melayang

Hati nurnani nan damai, dimana?

Hari batu perperangan, palestina?

Angkat takbir dengan leher setengah terputus

Anak-anak itu!!!!

menjinjing kepala ibu mereka

Luka yang kau tinggalkan , kafir?

mengulang kembali perang salib

Di ujung pemikiran islam….

siapa tuhanmu?

siapa tuhanku?

yang esa tak akam terbagi

yang agung tak akan punya raja

engkau manusia mulia?

Mata telah berzina…

Mulut telah berbohong…

kaki salah melangkah

tangan tak sanggup meminta

Aku paham….

betapa hina mereka yang tak mendengar asmaMu

yang tak yakin engkau satu

tak seperti islam dirinya

kafir? yahudi?

munafik jauh di palestina

dari tanah surga yang jauh darimu

haruskah aku ikut berperang

dengan bambu kematian?

kehilangan?

Do’a terpahit berharap perang berhenti….

apakah diam ?

akan membawa perdamaian….

berdoa di balik tembok pembatas Bumi dan langit….

dan berkata kau saudaraku.

Advertisements

Author:

Journalism and Novelist

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s