Posted in Uncategorized

Kesalahan Favorit

Cinta kapan aku bisa memujamu lagi, telah lama aku tak merangkul rasa rindu itu, adakah rasa yang kembali kukubur sedikit tergali dengan kenyataan bahwa aku telah terjatuh ketanah dan memakannya, sial juga ketika hujan turun saat itu, ia menyamarkan tangisanku dari pandanganmu yang masih menganggap aku biasa saja saat itu, aku marah pada semua hal yang membuat diri membenci hidupku sendiri, badan terasa begitu berat terangkat gravitasi, seolah jiwa ingin terbang kebulan bersama nyawa, sesekali pernah melintas dipikiran untuk mati di usia muda ini, tetapi hati selalu beralasan belum bahagia untuk mengabulkan niat tersebut.

Wanita, adakah diantara mereka yang pernah mengagumiku untuk di cintai mereka, atau hanya sekedar melepas senyum ketika berat untuk tetap pada kebosanan.

“Kenapa harus khawatir ketika tidak ada wanita yang mencintaimu, bukankah yang punya rasa akan datang karna mereka takut kehilangan rasa itu”

Setiap langkah berawal dari bawah, ia lalu menatap untuk kagum, hati ikut untuk menyukainya, pikiran selalu tak lupa mencintainya, namun hidup selalu menuntut ia untuk tak pernah hadir disisi, bukankah mudah melupakan yang tak berkesan, bukankah mudah melupakan yang tak begitu indah di puja , begitulah wanita melupakan yang mudah mencintai mereka dan malah memilih sebuah kemustahilan untuk mencintai mereka.

“seorang mahasiswi biasa tidak mungkin bisa bersama ed sheeran atau justin bieber, tapi wanita selalu berpikir mendapatkan itu, memang tak adayang mustahil di dunia, tapi mulai hari ini, untuk pemikiran seperti itu, kemustahilan menjadi ada”

“maka mengapa ? mencintai yang mudah, yang sulit memiliki kerumitan tersendiri, semakin rumit maka semakin cepat ia akan pergi”       Sastra hati.

cinta adalah sebuah benang, jika kusut tinggal ganti yang baru, beda dengan wanita, ketika mendapatkan wantita lelaki selalu menganggap bahwa benang yang ia dapatkan adalah tali besar yang tak akan kusut, mustahil.

“Kesalahan favorit dari wanita adalah pura-pura mencintai yang tulus” Arizen Tanjung

 

Advertisements

Author:

Journalism and Novelist

4 thoughts on “Kesalahan Favorit

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s